Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Peternakan Lele Diduga Cemari Lahan Pertanian Selama 3 Tahun di Pademawu

Minggu, 28 April 2024 | April 28, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-04-28T22:35:01Z
Pamekasan ,Senin 29 April 2024, Diduga Dicemari Limbah Air Ternak Lele Milik Ortu Kades Pademawu Timur, Warga Adukan Ke Dinas Perikanan

Limpahan limbah air dari tempat ternak ikan lele milik Orang Tua (Ortu) Kepala Desa Pademawu Timur selama tiga (3) tahun diduga telah mencemari lingkungan dan lahan pertanian sekitar. Bahkan sebabkan lahan produktif warga setempat  tak bisa digarap sesuai pengakuan, salah seorang warga sebagai perwakilan sejumlah warga desa setempat dan sudah adukan persoalan tersebut ke dinas terkait.

Menurut lansiran Kanalindonesia.com, Mohammad Zuhud, Warga Dusun Kebun, Desa Pademawu Timur, Kecamatan Pademawu Pamekasan menyatakan, bahwa pengaduan atas persoalan itu di ajukan kepada Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan tembusan Pemerintahaan Desa Pademawu Timur, pada Jumat 26 April 2024.

"Dalam uraian pengaduan persoalan itu yakni, Sekitar (3) tiga tahun yang lalu hingga saat ini, air limbah kolam lele milik orang tua Kepala Desa Pademawu Timur itu mencemari dan merusak lingkungan sekitar seperti pekarangan rumah, tanah lahan produktif tidak bisa digarap, sehingga merugikan secara material dan inmateriel. Kata M. Zuhut, mengurai isi pengadinnya. Minggu, (28/04/2024).

Zuhud menjelaskan, pasca laporan pengadunnya itu, beberapa waktu lalu sejumlah pihak terkait melakukan kunjungan ke lokasi kolam milik orang tua Kepala Desa Pademawu Timur yang berada di lingkungan rumahnya serumpun dengan rumah Kepala Desa setempat.

Kendati demikian, kunjungan dari pihak Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan didampingi muspika kecamatan Pademawu ke lokasi kolam milik orang tua Kepala Desa Pademawu Timur yang berjumlah sekitar 40 kolam budidaya ikan lele tersebut tak menuahkan solusi yang solutif terkait persoalan limbahnya yang dikeluhkan warga sekitar.

"Saya curiga dan menduga pihak terkait ada main dengan si pemilik kolam Maz, karena persoalan ini seolah buntu tidak ada solusi yang solutif pad saat itu" terang Zuhud dengan tegas.

Dalam kunjungan itu, Zuhud berharap ada solusi yang solutif mengatasi persoalan limbah air ternak lele yang juga menimbulkan bau busuk menyengat tersebut 

"Saya hanya menunggu hasil dari pihak terkait apakah limbah itu bisa merusak lingkungan atau tidak. Jika terbukti, saya akan laporkan pidana ke Polres Pamekasan." Tutupnya tegas

Sementara secara terpisah, Kepala Desa Pademawu Timur, saat dihubungi awak media melalui via telfon maupun via chatjapri akun whatsappnya untuk dikonfirmasi prihal persoalan itu hingga saat ini tidak meresponnya.(*).